Bima Sakti Puji Permainan Apik Timnas Singapura

Bima Sakti mengakui timnas Indonesia kewalahan menghadapi transisi permainan Singapura yang apik dari bertahan ke menyerang.

Timnas Indonesia tampil kurang bagus saat berhadapan lawan Singapura di laga perdananya di Grup B Piala AFF 2018, Jumat (09/11). Stefano Lilipaly dan kawan-kawan kesulitan untuk bisa merancang serangan dengan apik ke pertahanan sang tuan rumah.

Padahal,skuat Merah Putih tampil dominan dalam penguasaan bola.Alhasil, mereka tak bisa membalas gol yang dicetak oleh Hariss Harun pada menit 37.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Bima Sakti mengakui keunggulan permainan tim asuhan Fandi Ahmad tersebut.Khususnya keunggulan mereka dalam organisasi bertahan dan transisi dari bertahan ke menyerang.

Saya rasa Singapura memiliki organisasi permainan yang baik untuk pertahanan,ucap mantan asisten Luis Milla ini.

Selain itu juga transisi setelah bertahan ke menyerang bagus. Itu yang membuat masalah bagi kami,tutur Bima Sakti.

Bima Sakti akhirnya secara sportif memberikan selamat pada skuat Singapura atas kemenangan itu. Ia juga mendoakan yang terbaik bagi mereka ke depannya.

Selamat atas kemenangannya, Singapura. Semoga sukses untuk laga selanjutnya,serunya.

Dipermalukan Manchester United, Ronaldo Tetap Yakin Juventus Lolos ke Fase Gugur

Juventus gagal memastikan diri lolos lebih awal ke fase gugur Liga Champions. Si Nyonya Tua takluk 1-2 dari Manchester United (MU) di Allianz Stadium, Rabu (7/11/2018) atau Kamis dini hari WIB pada Grup H.

Kekalahan tersebut membuat Juventus menunda tiket ke fase gugur. Saat ini, Si Nyonya Tua masih berada di puncak klasemen Grup H dengan 9 poin, unggul 2 angka dari MU.

Kendati mendapat hasil minus di laga kandang,Cristiano Ronaldo tetap optimistis Juventus bisa lolos ke fase gugur sebagai juara grup.

Masih terlalu dini, tapi kami melakukannya selangkah demi selangkah. Kami berada di puncak grup, masih menjadi hasil yang bagus,kata Ronaldo, dikutip dari Football Italia.

Kami memiliki tim dan pelatih yang bagus.Juventus juga memiliki fans yang fantastis,ujar bintang Juventus berusia 33 tahun tersebut menambahkan.

Di ajang Liga Champions selanjutnya, Juventus akan menjamu tim tangguh dari Spanyol, Valencia, 28 November mendatang. Ronaldo meminta rekan setimnya tak mengulangi kesalahan seperti melawan MU.

Kami akan belajar dari kesalahan kami. Namun saya rasa semuanya masih baik-baik saja selama kami masih berada di puncak grup,ucap Ronaldo.

Jadi kami harus mengangkat kepala karena sudah bermain dengan bagus (melawan Manchester United),katanya menambahkan.

Dari sudut pandang Ronaldo,Juventus masih lemah dalam penyelesaian akhir.Tercatat, Juventus memiliki 14 peluang di kotak penalti MU.Bahkan, tendangan Sami Khedira dan Paulo Dybala mengenai tiang gawang.

Kami mendominasi pertandingan selama 90 menit, memiliki begitu banyak peluang, bisa mencetak tiga atau empat gol lagi,tetapi kami santai dan dihukum,ujar Cristiano Ronaldo.

Piala AFF 2018: Hasil Singapura Vs Indonesia, Klasemen, Jadwal, Harga Tiket

JAKARTA – Jadwal Piala AFF 2018 yang akan diikuti 10 negara di Asean sudah diumumkan, termasuk jadwal pertandingan timnas Indonesia yang masuk di grup B

Indonesia di pertandingan pertama akan berhadapan dengan Singapura di Stadion National, Jumat 9 November 2018. Setelah itu, pasukan Bima Sakti akan menjamu Timor Leste pada 13 November di Stadion Gelora Bung Karno.

Pasukan Merah-Putih lalu bertandang ke markas Thailand di Stadion Rajamanggala empat hari kemudian.

Pada laga terakhir, Indonesia akan menjamu timnas Filipina di Stadion GBK. Untuk diketahui, Filipina saat ini dilatih pelatih kawakan Sven-Goran Eriksson yang pernah menukangi timnas Inggris periode 2001-2006.

Bisa dibilang, Grup B adalah grup neraka dalam turnamen ini karena kekuatan Singapura, Thailand dan Filipina relatif seimbang dengan Timnas Garuda. Peluang terbaik untuk Indonesia meraih poin penuh hanya saat menjamu Timor Leste di Stadion GBK.

Jadwal pertandingan Indonesia di Piala AFF 2018 Grup B:

Singapura vs Indonesia, Jumat (9/11), Stadion National

Indonesia vs Timor Leste, Selasa (13/11), Stadion Gelora Bung Karno

Thailand vs Indonesia, Sabtu (17/11), Stadion Rajamanggala

Indonesia vs Filipina, Minggu (25/11), Stadion Gelora Bung Karno

Pemain yang dipanggil masuk Timnas Indonesia:

kiper
1. Andritany Ardhiyasa, Persija
2. Muhammad Ridho, Borneo FC
3. Awan Setho, Bhayangkara FC

belakang

4. I Putu Gede, Bhayangkara FC
5. Gavin Kwan, Barito Putera
6. Hansamu Yama, Barito Putera
7. Fachruddin Aryanto, Madura United
8. Bagas Adi, Arema FC
9. Ricky Fajrin, Bali United
10. Alfath Fathier, Madura United
11. Rizki Pora, Barito Putera

Gelandang

12. Zulfiandi, Sriwijaya FC
13. Muhammad Hargianto, Bhayangkara FC
14. Bayu Pradana, Mitra Kukar
15. Stefano Lilipaly, Bali United
16. Evan Dimas, Selangor FA
17. Septian David, Mitra Kukar
18. Irfan Jaya, Persebaya
19. Saddil Ramdani, Persela
20. Febri Hariyadi, Persib
21. Riko Simanjuntak, Persija

Striker

22. Dedik Setiawan, Arema FC
23. Alberto Goncalves, Sriwijaya FC

Harga Tiket Pertandingan Home Indonesia Suzuki Cup:

Tiket Penyisihan Grup Piala AFF 2018:

VIP Barat Rp 500.000
VIP Timur Rp 350.000
Kategori 1 Rp 200.000
Kategori 2 Rp 100.000
Kategori 3 Rp 50.000

Semifinal dan Final Piala AFF 2018 (Jika Indonesia Lolos) :

VIP Barat Rp 750.000
VIP Timur Rp 500.000
Kategori 1 Rp 350.000
Kategori 2 Rp 150.000
Kategori 3 Rp 100.000

Klasemen Grup A Piala AFF 2018:

1. Malaysia
2. Kamboja
3. Laos
4. Vietnam
5. Myanmar

Klasemen Grup B Piala AFF 2018:

1. Indonesia
2. Thailand
3. Singapura
4. Filipina
5. Timor Leste

Prediksi International Champions Cup (ICC) 2018: Arsenal vs Chelsea

Prediksi International Champions Cup (ICC) 2018: Arsenal vs Chelsea

Pertandingan sepak bola antara tim sekota akan tersaji dalam lanjutan kompetisi Pram musim International Champions Cup (ICC) 2018 yaitu Arsenal melawan Chelsea,

Meski bertajuk laga pramusim, Pertandingan dua tim asal London tersebut akan tetap membawa gengsi tinggi seperti layaknya sebuah partai Derby. Terlebih dengan manajer yang sama-sama baru, kedua tim tentu mengejar persiapan maksimal jelang Liga Primer Inggris yang akan bergulir dalam beberapa hari lagi.

Dengan skuat yang relatif lebih lengkap di berbagai lini, Arsenal layak diunggulkan di pertaningan nanti. Nama Bernd Leno sebagai penjaga gawang, Sokratis di posisi bertahan, hingga muka-muka lama barisan lini depan seperti Mesut Ozil dan Lacazette sudah terbukti semakin padu dan mampu menjadi momok pertahanan lawan di ajang ICC 2018 ini.

Gaya permainan Meriam London tersebut masih akan mengandalkan serangan-serangan lewat sisi sayap mengandalkan kecepatan Iwobi dan Mkhitaryan. Namun kunci tetap akan ada pada sosok Ozil yang berperan penting dalam mengalirkan bola dalam setiap serangan

Sementara di kubu Chelsea, pekerjaan rumah besar masih akan dihadapi manajer baru Maurizio Sarri. Sejak kedatangannya, manajer asal Italia itu langsung mengandalkan pakem 4-3-3 dengan mengandalkan Alvaro Morata sebagai ujung tombak

Sedikit masalh mungkin masih ada pada lini belakang. Belum kembalinya sejumlah nama usai Piala Dunia 2018, seperti Thibaut Courtois mereka praktis hanya mengandalkan David Luiz dan sejumlah pemain muda sebagai bek tengah membantu penjaga gawang mereka yang juga belum diisi kiper utama

Setelah memutuskan pensiun dari Timnas Jerman dan dipercaya kenakan nomor punggung 10 di Arsenal, peran Mesut Ozil di klub asal London Utara itu seakan semakin tak tergantikan.

Hal itu terlihat jelas di dua laga ICC 2018 yang sudah dimainkan Arsenal. Diberikan kebebasan di lini tengah oleh pelatih Unay Emery, sentuhan dan umpan-umpannya selalu menjadi kunci setiap Arsenal melakukan serangan.

Di laga menghadapi Chelsea nanti, pemain 29 itu rasanya masih akan mengambil peran sepenting itu. Akan dikawal ketat penggawa baru Chelsea, Jorginho, dengan segala pengalaman dan skill yang mantan pemain Real Madrid tersebut miliki, tak akan sulit baginya untuk membawa The Gooners raih tiga poin penuh.

Didatangkan hampir bersamaan dengan manajer baru Chelsea Murizio Sarri, Jorginho langsung mengambil peran penting di lini tengah The Blues.

Akan berhadapan langsung dengan Mesut Ozil di laga nanti, pertandingan Derby London menjadi medan yang tepat bagi Jorginho untuk membuktikan kualitasnya

Selain dalam urusan bertahan, kemampuan Jorginho dalam mengalirkan bola juga patut menjadi perhatian di laga nanti. Bersama Fabregas, kerjasama keduanya bisa menjadi lawan sebanding bagi lini tengah Arsenal yang banyak dihuni pemain utama mereka